Pencarian Peluang Usaha

Custom Search

Aneka macam plastik

sinar plastik

Search All Machine

Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Februari 2010

Menjadi Sub Agen Gas Elpiji


Menjadi Sub Agen Gas Elpiji

Kebutuhan masyarakat akan konsumsi gas elpiji saat ini semakin meningkat tajam. Hal tersebut terjadi seiring dengan adanya program pemerintah yang malakukan konversi dari minyak tanah ke gas elpiji. Kebutuhan akan gas yang berukuran 3 kg hingga 12 kg semakin tinggi di tingkat masyarakat kelas menengah hingga kelas atas sekalipun. Bahkan di banyak tempat, agen-agen minyak tanah kini telah beralih jalur menjadi agen gas elpiji.
Belum meratanya agen dan sub agen yang ada di berbagai daerah menjadi salah satu faktor kenapa menekuni bisnis ini cukup menjanjikan. Ada beberapa wilayah yang tidak memiliki sub agen yang dekat, sehingga ketika membutuhkan gas elpiji harus membeli ke agen yang jaraknya cukup jauh.
Sebuah sub agen sendiri dikenal sebagai sebagai turunan dari agen yang menerima pasokan resmi dari dan langsung dari depot pertamina. Setelah itu kemudian sub agenlah yang menjual dan mendistribusikan kepada pengecer atau warung-warung yang berada di sekitar lokasi sub agen. Dan selama ini, sistem pendapatan yang biasa diterapkan dalam bisnis tersebut adalah bagi hasil dengan agen yang manyalurkan gas elpiji tersebut.
Langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum menjalankan usaha ini yang pertama adalah menyiapkan sebuah lokasi usaha atau tempat yang cukup luas. Ukuranya minimal bisa menampung gas elpiji berukuran 3 kg sebanyak 200 tabung. Setelah itu mencari agen resmi yang menampung gas pasokan dari pihak pertamina. Kemudian disitu dibicarkan sistem kerjasama apakah agen tersebut mengizinkan Anda untuk menjadi sub agennya. Ketika kerjasama sudah disepakati antara kedua belah pihak, langkah berikutnya adalah meminta izin pada lingkungan yang Anda tempati. Hal ini perlu dilaksanakan karena nantinya proses bongkar muat gas tersebut selain menimbulkan kebisingan juga menimbulkan resiko-resiko yang lain. Dan yang paling penting adalah modal yang Anda miliki cukup sebagai jaminan agen akan selalu memberikan pasokan gas elpijinya.
Hambatan yang biasa terjadi pada sub agen gas elpiji ini adalah terlambatnya pasokan dari agen. Kemudian juga adanya pengurangan pasokan dari agen karena pasokan dari pertamina juga berkurang. Dan yang paling utama itu lingkungan yang Anda tempati menjadi tidak nyaman karena adanya aroma gas, meskipun gas dari tabung telah habis, aroma gasnya masih tercium. Hal itu jika dibiarkan akan menimbulkan gangguan kesehatan dan cukup membahayakan jika terkena percikan api.
Untuk itulah, standar keamanan berupa pagar yang memadai dan cukup tinggi bisa Anda lakukan. Hal ini demi kemanan timbunan gas yang ada agar terhindar dari pencurian dan dari tindakan yang dapat membahayakan misalnya percikan api dari rokok.
Analisa ekonominya:

Modal Awal
Peralatan:
Renovasi tempat usaha Rp. 3.000.000,00
Pemasangan pagar besi Rp. 2.000.000,00
Deposit modal kea gen (untuk 300 gas 3 kg) Rp. 5.000.000,00
Promosi Rp. 100.000,00
Jumlah Rp.10.100.000,00


Perhitungan Laba/ rugi per bulan
Pendapatan
Omzet penjualan ± 300 tabung gas 3 kg
Harga jual gas Rp. 14.000,00 x 300 Rp. 4.200.000,00


Biaya-biaya:
Upah karyawan (penyalur)
3 orang (@ Rp. 300.000,00 Rp. 900.000,00
Pembelian gas Rp. 2.000.000,00
BBM Rp. 150.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp. 210.395,00
Jumlah biaya Rp. 3.260.395,00


Laba bersih Rp. 939.605,00
Catatan: Perlatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp. 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp. 10.100.000,00-Rp. 1.000,00)/ 4 = Rp. 2.524.750,00 per tahun atau sama dengan Rp. 210.395,00 per bulan.
Untuk daftar agen gas elpiji ukuran 12 kg dan 15 kg, silakan unduh di
http://gasdom.pertamina.com/Upload/Files/da-lpg12%2650.pdf
Diolah dari berbagai sumber
Sumber gambar: http://www.riau.go.id/foto/123704053614:22:16.jpg
Dipublikasikan pada 12 Pebruari 2010 oleh admin · Kategori Berita-Info Bisnis, Info Produk, Kategori lainnya, peluang bisnis

Kamis, 03 September 2009

Plastic Printing

Current usage and the need for packaging is very important for the continuity of life of a business. Opening plastic packaging printing business is a very good prospect for now. To launch this effort first we will know the types of plastics, such as PP, OPP, HD, PVC, PE, and others. In the world of plastic printing, there are two alternative business options. Is printed manual (hand printing) and print using the machine, also called by the name Rothogravure. On this occasion I will discuss the manual plastic printing
The equipment necessary facilities for this effort is as follows
1. screen, is as a container to create images that will be printed on the plastic.
2. Rakel or rubber rake, as a tool to flatten the screen printing ink.
3. diluent oil, as the ink diluent compound.
4. Drug emulsion mold makers, mold makers as medicine.
5. Shelves, as a container to put plastics results that have been printed.
6. Print table, as a place or a process to put a screen printing and materials will be printed.
7. Printing ink consisting of a variety of colors.
8. Hair Dryer, used to dry during afdruk process.
and the most important thing is, human resources or the skilled pressman to print. To open this business, the necessary capital is not too large, if you want to do on a small scale first. If you are interested in this business you can ask me more. Because I was the perpetrator of this business. And the main thing in this business once the order is an order that the lifeblood of this business.

adbrite

Your Ad Here

Search All